Teori  Pythagoras

by : Donvito Ghani

Matematika merupakan ilmu yang sangat banyak sekali manfaatnya. Belajar matematika sangatlah mengasikkan dapat melatih kita untuk menghitung dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Salah satunya tentang teori Pythagoras. Banyak sekali kegunaan teori pythagoras, seperti untuk mencapai suatu ketinggian tembok, untuk mencari jalan terdekat suatu jalan, untuk mengukur jalan puncak bangunan atau pohon dengan puncak bayangannya . Untuk menentukan panjang diagonal persegi, untuk menentukan diagonal ruang kubus dan balok, dan masih banyak lagi.

phytagoras, Bapak Bilangan yang Menemukan Rumus Phytagoras
Namanya Phytagoras (582 SM – 496 SM) lahir pada tahun 570 SM, di pulau Samos, di daerah Ionia. Beliau adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoremanya. Dia juga dikenal sebagai “Bapak Bilangan”

Teori Pythagoras berbunyi : “kuadrat sisi miring (sisi terpanjang ) dalam sebuah segitiga siku siku sama dengan jumlah dari kuadrat dua sisi lainya”. Teori pythagoras adalah suatu aturan matematika yang dapat digunakan untuk menentukan panjang salah satu sisi dari sebuah segitiga siku siku saja, tidak bisa digunakan untuk menentukan sisi dari sebuah segitiga lain. Ada 2 syarat dalam teori pythagoras yaitu

A. Teori pythagoras hanya berlaku untuk segitiga siku siku.

B. minimal 2 sisi dalam segitiga siku siku tersebut sudah diketahui panjangnya terlebih dahulu.

teori pythagoras dapat ditulis :

C² : A² + B². dimana C adalah panjang sisi miring. A adalah panjang sisi tinggi. B adalah panjang sisi alas